Tampilkan postingan dengan label Ngayal Bebas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ngayal Bebas. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 September 2007

Jika Hati Berbicara

Saya sering mendengar kata "hati", namun definisinya sering menjadi tidak jelas ketimbang jelasnya. Dalam pelajaran IPA yang saya dapat semasa sekolah dulu, hati adalah salah satu organ dalam tubuh manusia.. So pasti. Namun "hati" yang saya dengar disini menyangkat masalah pemikiran dan perasaan. Nah lo..bingung kan?

Baru baru ini saya membaca tentang sebuah tulisan mengenai hati (yang bukan organ tubuh).
Menurut sang penulis, segala sesuatu di dunia ini akan terasa lebih indah jika dirasakan pake yang namanya hati..Uum..saya sempat berpikir dan tertegun sesaat saat pikiran saya mencerna hal ini. Hati ya..yang mewakili seluruh tumpahan perasaan dan emosi..

Masa iya sih isi dunia ini bisa lebih indah klo dirasakan pake hati? Saya mencoba menutup mata sebentar dan merasakan "dengan hati". Tapi yang kedengaran kok malah suara ketukan palu tetangga sebelah yang lagi perbaiki rumahnya ya? hehehehe.. Sepertinya bukan itu deh maksudnya.

...............................................................................................

Yeah..mungkin benar.. terkadang, hal terindah di dunia ini tidak dapat terlihat oleh mata.
Mengapa kita menutup mata saat kita membayangkan sesuatu yang indah (yang untuk selanjutnya diikuti dengan senyum-senyum sendiri)? Mengapa kita menutup mata saat kita berdoa, berkomunikasi dengan Bapa..yang merupakan suatu komunikasi terindah dalam hidup kita? Ya kan..

Jika hati yang berbicara, maka segala sesuatu yang tercipta adalah keindahan, rasa cinta, solidaritas dan kedamaian. Artinya, pertimbangkan segal sesuatunya, tidak hanya dengan rasio..namun juga perasaan. Khas perempuan bangetttt.

Maka saat ini saya mencoba menutup mata...merasakan dengan hati..
Dalam keheningan (ato lebih tepatnya keramaian?) ada....... suara kendaraan yang berseliweran, bunyi alarm mobil tetangga yang berbunyi kerass banget ampe kaya mao meledak (mudah2an engga lagi dimalingin), ketukan palu di ruko tetangga, desisan CPU saya..
Lho..lho .... kok?!??

Jumat, 07 September 2007

Dongeng

Sunyi..
Kelopak mata tertutup dalam diam
Namun hati ini masih menerawang
..........................

Hm..sudah lama tak kudengar kau tidak menceritakan kisah itu
Suatu dongeng yang indah tentang pengeran dan putrinya
Mengapa...?
Adakah aku berbuat salah?
(Jika ya..maafkan aku, karena aku tak pernah bermaksud untuk menyakitimu..Tak akan pernah)

Kau berbicara pada mereka dalam kesedihanmu..
Bahwa kau tak mungkin adalah pangeran ku
Dan dongeng itu hanyalah sebuah kebohongan belaka..
Tapi asal kau tahu..
Langitku berubah cerah dan bintang bintang bersinar gemerlapan saat kau katakan cinta
(Lalu..bagaimana caranya aku harus melupakan kisah yang begitu indah?)

Aku rela..aku rela menjadi malaikat dalam dongeng kecilmu..
Merantangkan sayapku lebar-lebar untuk memeluk dan melindungimu..
Kau harus percaya
Percaya bahwa kisah kita akan seperti kisah dalam dongengmu
Berakhir bahagia..selamanya...
..........................

Masih sunyi..
Bayangku terus berjalan tanpa lelah
Mengunjungimu nun jauh disana
Membawakan suatu pesan
Bahwa aku mencintaimu
Begitu mencintaimu..........hingga kadang terasa nyeri
Dsini..dihati ini




(Kuang Liang..Michael)

Rabu, 15 Agustus 2007

Pendekar Squall di Tanah Minang Part II

Ada yang bilang rencana Tuhan itu indah pada waktunya. Namun dalan ngayal bebas kali ini, ada rencana Tuhan yang super duper dahsyat buat Squall yang durhaka. Yang kelak akan diingat orang sepanjang masa.

Setelah 100 hari terombang ambing diatas sekoci kecil bersama Britney tercinta, dan hiu hiu ganas yang siap menerkam (tunggu..tungu...hiu, menerkam??) datanglah pertolongan. Alkisah lewatlah kapten Hook beserta armadanya menyusuri lautan dan menemukan seorang pria dan wanita cantik sexy ditelah laut, tergeraklah hati kapten Hook oleh iba. Squall dan istrinya ditolong, dan bersama-sama mereka melanjutkan perjalanan. Karena kebetulan kapten Hook mau ngisi bensin di bandar Minang, Squall dan istrinya diantar hingga tiba ke kampung halaman.

5 hari berlalu dan tibalah mereka didermaga..tempat Siti dulu melepas kepergian Squall. Kedatangan kapal kapten Hook ini sangat menghebohkan warga. Bagaimana tidak? Saat itu sedang santer-santernya diputer film Pirates Of Carribean di layar tancap kampung. Berduyun-duyun warga Minang mendatangi dermaga untuk melihat
Kapten Hook dari dekat. Dan Wow........ganteng nian memang.

Tak terkecuali Siti Nurlaela. Wanita tua itu berjalan tertatih tatih dengan tongkatnya menuju dermaga..ingin ikut melihat kegagahan Kapten Hook. Namun sampai disana..Siti sekaan tak percaya akan penglihatannya (yang emang rada kabur dah sekarang..).
"Bundoooooooo...." Seru Squall ditengah keramaian.
Semua terdiam. Bisik-bisik berdatangan dari segala arah.
"Kau....kau....skual kah?" Siti Nurlaela mendekat.
"Iyo...Bundo...ini aku..Skual...." hiks..hiks..hiks..sroooot...(Squall menangis sambit nyedot ingus. iiiih.....)

Tanpa di duga-duga
"Apoo??!?!?!?!? Dikau Skual? Kurang ajarrrrrr. Kau janji pada bundo untuk balek membawa harto. Mana???!?! Mana?!?!? Lihat saja Kau (Bundo kini menggerung super marah).
Baju compang camping, penipu kau!!! b*deb*h (disensor). Kurang ajar kauuuu!?!?"

Britney gemetar ketakutan dari radius 500 meter.

"Bundooo....ampunnn.."
"Kau bohongi aku.. Durhaka kau!!!Jadilah batu..batuuuuuuu !!!!"
Bundo telah mengacungkan tongkatnya ke muka Squall.

DhuaaaaaaaaaRRRRRRR.......

Terdengar letusan maha dahsyat dari atas. Tuhan marahkah??
Setelah penulis menghayal lebih lanjut, rupanya itu adalah bunyi letusan kabel box PLN yang putus tersayat tali layangan yang dimainkan oleh anak Pak Lurah. Suasana dermaga menjadi kacau, keruh dan..berasap.. Dan ketika asap sudah menghilang..nampaklah Squall ditengah sana....membatu.


Selidik punya selidik, ternyata isi kapal Kapten Hook kali ini adalah bahan bahan kimia yang dijarahnya dari kapal seorang bangsawan Cina. Ketika ledakan terjadi, isi kapal Kapten Hook berhamburan keluar. Rupanya, asam klorida yang bercampur dengan Calcium Panthotenate dan perpaduan dengan CO2 menimbulkan suatu reaksi yang sangat dahsyat pada kulit manusia. Khususnya kulit manusia durhaka. Jadilah Squall membatu. Batu itu sampai sekarang masi dapat kita jumpai dan oleh masyarakat setempat dinamai sebagai batu Malin Kundang, yang artinya Squall Mirip Maling. Tragis bukan...

Maka..nasehat dari cerita ini adalah..janganlah kita menjadi anak durhaka. Lebih baik tidak pulang dari perantauan daripada pulang tanpa membawa harta. Dan yang terpenting, jangan main layangan dengan tali kawat.

Pendekar Squall di Tanah Minang

Coba bilangin, siapa yang engga kenal tokoh yang bernama Squall?
Squall adalah seorang pahlawan legendaris dalam game Final Fantasy. Engga tua engga muda, pada suka maen game ini. Ok, berikut ini adalah kisah hidupnya...

Alkisah di pelosok negeri Minang, hiduplah sepasang suami istri Brad Pitt dan Siti Nurlaela. Keluarga kecil nan makmur ini dikaruniai seorang anak yang kuat dan menawan. Oleh karena itu, mereka menamainya Squall Lion Heart, karena bapaknya, Brad..suka sekali main game Final Fantasy.

Hidup terus berlalu dan waktupun terus bergulir. Pada waktu Squall berumur 7 tahun, ayahnya Brad Pitt meninggal dunia dalam kecelakaan kerja sewaktu menjalani suatu adegan dalam film Rush Hour 4. Siti Nurlaela sangat bersedih mengetahui keadaan ini. Ia menangis tersedu sedu dan berkabung selama 7 hari 7 malam. Bagaimana tidak, dirinya yang masih cantik itu kini telah menjanda..dan Squall yang malang telah menjadi anak yatim pula.

Namun Siti dan Squall tidak begitu saja menyerah pada nasib. Keduanya bekerja keras demi menyambung hidup. Untuk dapat makan, Siti Nurlaela berjualan Wingko Babad di pasar Angsa Duo setipa paginya. Dan Squall yang masih kecil, turut membantu bundo-nya dengan menjadi tukang amplas sepatu diterminal pasar Turi sepulang dari sekolah (sepatu diamplas???). Mereka berdua bekerja keras siang dan malam, berupaya untuk membangun kembali kemewahan hidup yang dulu pernah mereka miliki.

Singkat cerita..Squall sudah dewasa dan tumbuh menjadi pemuda yang kuat. Maka ia berniat untuk mengadu ayam (baca: mengadu nasib) kenegeri orang agar memperoleh penghidupan yang lebih baik lagi.
"Bundo..", kata Squall kepada Siti Nurlaela.
"Iyo..Skual, anakku.."
'Bundo..sayo pikir, lebih baik sayo pergi ke negeri seberang. Sayo ingin mencari pekerjaan yang lebih baik Bundo. Demi hidup kito..Demi cinto sayo kepando Bundo..ijinkanlah sayo pergi"
"Tapi nak..Bundo sudah tuo (tua maksudna).."
"Plis Bundo..sayo akan segera kembali, mambawa banyak duit.."

Dengan berat hati, Siti merestui kepergian Squall. Sambil bersimbah air mata, Siti mengantarkan Squall ke dermaga. Sebelum pergi, Squall memberikan sebuah janji "Putromu akan segera kembali".
Lalu pergilah Squall menumpang kapal Titanic....
(background lagu My heart Will Go On by Celine Dion)

Tahun berganti tahun, tanpa diduga dan diramalkan oleh dukun sebelomnya, Squall telah menjadi seorang pahlawan legendaris di negeri Keju. Pertandingannya yang menang telak melawan Zoro Rorona di WWF Smack Up episode ke 176 menjadikannya begitu terkenal. Ngetop bah maksudnya.. (Squall rupanya telah diterima mejadi seorang petinju kelas "rambut halus" sejak 2 tahun yang lalu). Squall kini pun telah berganti nama, dari semula Squall Lion Heart..kini menjadi Squall Lion Heard. Tak hanya kaya dan terkenal, ia kini beristrikan Britney Spears.. Wow. Itu loh..yang nyanyi Oops..I did It Again.

Ia bukan lagi Squall yang dulu. Bahkan dibenaknya, tidak ada lagi nama Siti Nurlaela, Bundonya..
Ah, siapa pulak yang peduli ama perempuan tua macam tu? Udahlah tua..miskin..hidup pulak (Yee..kurang ajar).

Namun, pada tahun ke 10 perkawinannya dengan Britney (setelah menjadi 4 kali sidang perceraian, 4 kali rujuk dan 2 kali pisah ranjang), tanpa diduga dan disangka..istrinya mengajaknya untuk bertamasya. Bukan ke Paris ato Mesir, melainkan ke Kampung halaman Squall. Wadoh...
Sempat terlintas takut dalam pikiran Squall ketika membayangkan akan bertemu kembali dengan bundonya setelah sekian tahuan merantau tanpa memberi kabar. Namun rupanya Squall lebih takut akan diceraikan oleh Britney untuk yang ke-5 kalinya, akhirnya..pada hari yang ditentukan berangkatlah Squall dan istinya dengan membawa seluruh harta yg mereka miliki. Menumpang kapal Titanic untuk kembali ke negeri Minang.

Namun...malang tak dapat dielakkan. Pada hari ke 14 pelayarannya, sisi kanan kapal Titanic menabrak gunung Krakatau (lha..ini sebenarnya kapal apa pesawat seh?? ). Kapal pun karam. Sebanyak 1042 manusia terkubur bersama bangkai Titanic di laut jawa. Bagaimana nasib Squall dan Britney selanjutnya???