
So, anyone can tell me how i would killing my boss? Damn boss..
*Hei..situ kok ngomongnya kasar?
** Loh..loh..emang barusan aku ngomong apa?
* U say, "Damn boss" kan ya? u wanna kill him, katanya.
**Oh..ok, katakanlah aku emang barbar. Tapi my boss emang perlu di barbar-in.
Yap. aku mengerti inilah lingkungan kerja. Pasti ada aja orang yang engga menyenangkan disekitar kita. Tapi, yang ini emang kelewat sengak. Kalau ada kesempatan, pasti sudah ku mutilasi, masukin potongan-potongannya ke koper dan buang ke laut. Oh, i wish i can do that!
Boss asli ku orang baik.
Tiba-tiba..muncul seorang yang lain.
Dari awal uda ketahuan dari tampangnya yang rada devilish. Tapi kita toh ndak boleh menilai kacang dari kulit luarnya. Tapi alahai.. tampang devilishnya ternyata menyembunyikan sosok malaikat.
..
..
..
..
..
..
Malaikat Lucifer.
Engga terlalu "boss" malah sok ngebos. Ih, malu.
Dan hobinya Boss Dev (boss Devil) ini emang manggil aku. Engga lima menit "nie..nie".. tiga menit berselang "nie..sebentar kesini".. tujuh menit kemudian "Nie..le lai! (nie..kamu dateng)".
Kalo aja ada agensi model yang membutuhkan pragawati, aku pasti bisa langsung ngelenggang di catwalk saking terlatihnya gaya jalan selama bekerja disini. Busana perang, tentunya.
Gimana kerjaan mau selesee kalo waktu dari jam 8 pagi sampe 4.30 sore kebanyakan dipake buat latihan jalan membesuk Boss Dev diruangannya.
*abis itu, dengan polosnya dia bakalan komen, "Kamu kok kerjanya lambat ya.."*
Sumpriiiiiiiiiiiiit !!
Dev,
Just wait n see, i'll kill u someday.
Someday over the rainbow. (??)
*Hei..situ kok ngomongnya kasar?
** Loh..loh..emang barusan aku ngomong apa?
* U say, "Damn boss" kan ya? u wanna kill him, katanya.
**Oh..ok, katakanlah aku emang barbar. Tapi my boss emang perlu di barbar-in.
Yap. aku mengerti inilah lingkungan kerja. Pasti ada aja orang yang engga menyenangkan disekitar kita. Tapi, yang ini emang kelewat sengak. Kalau ada kesempatan, pasti sudah ku mutilasi, masukin potongan-potongannya ke koper dan buang ke laut. Oh, i wish i can do that!
Boss asli ku orang baik.
Tiba-tiba..muncul seorang yang lain.
Dari awal uda ketahuan dari tampangnya yang rada devilish. Tapi kita toh ndak boleh menilai kacang dari kulit luarnya. Tapi alahai.. tampang devilishnya ternyata menyembunyikan sosok malaikat.
..
..
..
..
..
..
Malaikat Lucifer.
Engga terlalu "boss" malah sok ngebos. Ih, malu.
Dan hobinya Boss Dev (boss Devil) ini emang manggil aku. Engga lima menit "nie..nie".. tiga menit berselang "nie..sebentar kesini".. tujuh menit kemudian "Nie..le lai! (nie..kamu dateng)".
Kalo aja ada agensi model yang membutuhkan pragawati, aku pasti bisa langsung ngelenggang di catwalk saking terlatihnya gaya jalan selama bekerja disini. Busana perang, tentunya.
Gimana kerjaan mau selesee kalo waktu dari jam 8 pagi sampe 4.30 sore kebanyakan dipake buat latihan jalan membesuk Boss Dev diruangannya.
*abis itu, dengan polosnya dia bakalan komen, "Kamu kok kerjanya lambat ya.."*
Sumpriiiiiiiiiiiiit !!
Dev,
Just wait n see, i'll kill u someday.
Someday over the rainbow. (??)





