Kemarin adalah hari pertama saya mengikuti kuliah semester pendek. Karena ketiduran sepulang dari kantor, saya terbirit-birit untuk mandi dan bersiap-siap. Dan karena waktu yang sudah mepet pula, dengan penuh keterpaksaan saya menerobos lampu merah. Dari jauh saya udah tancep gas, trus melaju deh..whuss.... Pada saat itulah saya merasa, "Eh..kok kayaknya kejadian ini pernah terjadi sebelumnya ya?" Inilah yang kata orang-orang : Deja Vu.
Sebenarnya Deja Vu itu sendiri adalah seruan ato ungkapan dari orang-orang Perancis tatkala mereka mengalami sesuatu hal yang rasanya pernah dialami sebelumnya, padahal dalam faktanya tidak pernah. Fenomena ini juga disebut sebagai paramnesia dari bahasa Yunani, para yang artinya sejajar dan mnimi yang artinya ingatan. Menurut para ahli, 70% dari manusia yang hidup di dunia ini pernah merasakan yang namanya Deja Vu.
Nah..saya memiliki seorang teman yang bernama Dejavu (bukan nama sebenarnya). Orangnya cukup lucu, cukup asyik buat diajak "adu gila" dan kalau diteliti olah para ahli yang meneliti Dejavu, mungkin mereka akan menemukan tingkat keanehan pada dirinya diatas 70%. Pendapatnya sering aneh sendiri diantara banyak orang, tapi justru itulah yang mencitrakan dirinya sebagai Deja Vu.
Dejavu, kenapa sih kamu memilih nick Dejavu?
Coba kita hubungkan, 70% orang di dunia ini pernah merasakan peristiwa Deja Vu, maka nyaris semua teman-teman Dejavu dapat merasakan ke-Deja Vu-an nya Dejavu. (bingung kan??)
Dejavu memiliki mimpi ke Perancis, karena itu ia menyiapkan sebuah Deja Vu sebagai langkah awal untuk meraih mimpinya. Kenapa Dejavu ingin ke Perancis? Mungkin karena neneknya yang berdarah Yunani itu pernah mem-paramnesia-kan untuk membangun miniatur Menara Eifell di Athena sehingga demi mewujudkan sebuah cita-cita, mengganti namanya dengan Dejavu laksana menancapkan tonggak awal Menara Eifell di tanah Athena.
NB : Padahal saya emang sering menerobos lampu merah.
Dejavu..just a joke
Sebenarnya Deja Vu itu sendiri adalah seruan ato ungkapan dari orang-orang Perancis tatkala mereka mengalami sesuatu hal yang rasanya pernah dialami sebelumnya, padahal dalam faktanya tidak pernah. Fenomena ini juga disebut sebagai paramnesia dari bahasa Yunani, para yang artinya sejajar dan mnimi yang artinya ingatan. Menurut para ahli, 70% dari manusia yang hidup di dunia ini pernah merasakan yang namanya Deja Vu.
Nah..saya memiliki seorang teman yang bernama Dejavu (bukan nama sebenarnya). Orangnya cukup lucu, cukup asyik buat diajak "adu gila" dan kalau diteliti olah para ahli yang meneliti Dejavu, mungkin mereka akan menemukan tingkat keanehan pada dirinya diatas 70%. Pendapatnya sering aneh sendiri diantara banyak orang, tapi justru itulah yang mencitrakan dirinya sebagai Deja Vu.
Dejavu, kenapa sih kamu memilih nick Dejavu?
Coba kita hubungkan, 70% orang di dunia ini pernah merasakan peristiwa Deja Vu, maka nyaris semua teman-teman Dejavu dapat merasakan ke-Deja Vu-an nya Dejavu. (bingung kan??)
Dejavu memiliki mimpi ke Perancis, karena itu ia menyiapkan sebuah Deja Vu sebagai langkah awal untuk meraih mimpinya. Kenapa Dejavu ingin ke Perancis? Mungkin karena neneknya yang berdarah Yunani itu pernah mem-paramnesia-kan untuk membangun miniatur Menara Eifell di Athena sehingga demi mewujudkan sebuah cita-cita, mengganti namanya dengan Dejavu laksana menancapkan tonggak awal Menara Eifell di tanah Athena.
NB : Padahal saya emang sering menerobos lampu merah.
Dejavu..just a joke





